Gereja Dibakar Ketika Protes Chile Bertukar Ganas

360

Demonstrasi meletus ketika rakyat Chile menandakan ulang tahun gerakan sosial yang menyebabkan tunjuk perasaan besar pada tahun 2019.

Anggota bomba berusaha memadamkan kebakaran di paroki La Asuncion di sekitar Plaza Italia setelah tunjuk perasaan di Santiago

Dua gereja dibakar ketika berpuluh-puluh ribu penunjuk perasaan berkumpul pada hari Ahad di dataran Santiago tengah untuk memperingati ulang tahun gerakan tunjuk perasaan yang pecah tahun lalu menuntut persamaan yang lebih besar di Chile.

Demonstrasi itu berlaku hanya seminggu sebelum rakyat Chile memilih dalam referendum mengganti perlembagaan era diktator, salah satu tuntutan utama ketika gerakan tunjuk perasaan bermula pada 18 Oktober tahun lalu.

Sementara pagi membawa suasana yang sangat meriah kepada tunjuk perasaan di Plaza Italia, terdapat beberapa insiden keganasan, penjarahan dan vandalisme pada sebelah petang.

Satu gereja yang dekat dengan Plaza Italia terbakar habis ketika para penunjuk perasaan berkerudung bersorak, sementara tempat pemujaan kedua dijarah dan juga mengalami kerosakan kebakaran.

Penunjuk perasaan juga meminta warga negara mereka untuk memilih untuk “menyetujui” cadangan perlembagaan perubahan.

Pemerintah Presiden Sebastian Pinera, salah satu sasaran utama penunjuk perasaan, meminta para demonstran untuk bersikap aman dan menghormati sekatan coronavirus.

Wabak ini menyebabkan 13,600 rakyat Chile mati dengan lebih daripada 491,000 dijangkiti.

Protes meletus setahun yang lalu pada mulanya sebagai tindak balas terhadap kenaikan tambang metro, sebelum melancarkan demonstrasi umum terhadap ketidaksamaan dan pemerintah.

Orang-orang berdiri di luar Gereja Asuncion yang terbakar setelah ia dibakar oleh para penunjuk perasaan pada peringatan ulang tahun pertama pemberontakan sosial di Chile.